Kamis, 17 November 2011

cerpen

cerpen ini hanya karangan fiktif belaka, apabila ada kesamaan nama, tempat, ataupun cerita dengan tokoh cerpen ini, kita ambil saja hikmahnya. dan cerpen ini hanya sebagai bacaan ringan untuk refreshing fikiran kita,, selamat membaca ^_^


SMS AHWAT
“ antum anak mana?, ana anak Tangerang” sebuah sms singkat di facebook ku kirimkan pada teman chating-ku
Tak lama berselang balasan dari seberang segera muncul
“ana anak Bandung”
“Kapan-kapan kita bisa ketemu dong” balasku
“ iya, kebetulan hari rabu minggu ini ana mau ke Tangerang ada urusan, kalo boleh minta alamat antum?”
“ oh tenang aja, nanti kalo udah ada di Tangerang antum sms ana aja, ni no ana, 085623441xxx,
“ok deh kalo gitu nanti ana sms, udah dulu ya ana ada kerjaan yang harus diselesaikan”
“ iya deh kalo gitu,, assalamu’alaikum………….”
“ wa’alaikum salam”
Klik. ku tutup laptopku, aku tak sabar menunggu cepat datangnya hari rabu. Tak seperti biasanya akhir-akhir ini aku jadi lebih semangat, apa mungkin karena sejak aku sering online dengan ahwat tadi…? Ah aku tak mau berfikir yang aneh-aneh,, aku beristigfar jangan sampai gangguan setan datang menghampiri hatiku.
Memang sejak kenal dengan ahwat di facebook aku sedikit menaruh harapan supaya cocok dengannya,,, mungkin ini juga karena umurku yang hampir mencapai seperempat abad (kalian tentu mengerti apa maksudku ^_^)
Besok adalah hari rabu,entah mengapa pikiranku bercampur antara senang dan gelisah,,, tiba-tiba hp ku berbunyi, aku beranjak menghampiri hp itu. Ternyata sms, tapi nomernya baru, lalu ku buka sms itu,
“ akhi jangan lupa besok kita ketemu di alun-alun”. Setelah berfikir cukup lama ternyata aku baru ingat kalau sms tadi adalah sms si ahwat.
Hatiku jadi deg-degan. Apa mungkin tidak akan menimbulkan fitnah kalau kami harus bertemu di alun-alun? Ah aku tak mau berburuk sangka. Aku perbaiki fikiranku,,, aku berharap ini hanya niatan untuk menemuinya dan sekedar menjalin tali silaturahim itu saja tidak lebih.  Hingga larut malam aku belum bisa memejamkan mata.
Pagi ini setelah beres dengan aktivitas subuhan dan meski masih di serang kantuk aku paksakan kaki melangkah ke kamar mandi bersiap-siap ke alun-alun, mengingat alun-alun aku jadi serba salah,,, astagfirullah.
Aku datang setengah jam lebih awal. Sambil menunggu aku membolak-balik Koran yang aku beli tadi. Siapa tau ada yang baru yang belum sempat aku lihat karena tadi terlalu buru-buru.
Hampir sekitar lima belas menit akhirnya sms masuk ke hp ku..
“ antum di mana? Ana ada di deket penjual bubur sebelah timur alun-alun,, antum bisa kesini?”
Tanpa ba bi bu aku melipat Koran yang aku baca. Aku segera menuju tempat yang ditunjuknya
Sampai di tempat aku tak menemukan sosok perempuan, yang aku temukan hanya pedagang bubur dan beberapa para pembeli yang antri.
Akhirnya ku kirim sms padanya,
“ ana udah nyampe di deket tukang bubur, antum yang mana, terus pake baju apa?”
Semenit kemudian sms balasan masuk
“ ana pakai  baju putih yang pakai tas ransel”
Aku mengedarkan pandangan ke  orang-orang yang berada  di sekitar tukang bubur, tapi tetap saja aku tak menemukan sosok perempuan, satu-satunya orang yang memakai baju putih dan tas ransel adalah laki-laki yang sepertinya sedang menunggu seseorang
Akhirnya dengan hati-hati ku dekati laki laki tersebut.
“assalamu’alaikum……”
“ wa’alaikum salam”
“ maaf apa antum ahwat yang ada di fb itu?
“ iya benar, antum akh amir ya?
“iya,” hanya jawaban itu yang terlontar, aku masih sedikit kaget ternyata ahwat itu seorang laki-laki.
“ antum kaget ya? Dan ngira kalau ana perempuan?
“ iya, ana pikir antum perempuan
“ jangan terkecok akh, ahwat itu singkatan dari nama ana yaitu AHMAD WATIN, kan di emailnya ada.”
“eh iya juga ya kenapa ana nggak lihat” kataku sambil tersenyum malu karena terlalu berfikir lebih. Ampuni aku ya allah karena sudah berfikir yang berlebihan dan semoga kejadian ini tak terulang lagi…………………..^_^  

By_Hanie Sulaw