Selasa, 31 Januari 2012

artikel

AYO, SEMANGAT
Semangat atau motivasi adalah kata yang menyenangkan jika kita ucapkan pada orang lain, lihat saja ketika kita berada di samping sahabat kita yang memiliki problem yang sangat rumit mungkin, hingga dia berkeluh kesah pada kita dan mengeluarkan uneg-unegnya. Momen seperti itulah saatnya kita memberikan semangat juang pada sahabat kita itu, berikan motivasi yang luar biasa di luar kebiasaan kita, yakinlah perasaan sahabat  kita akan  merasa senang dan merasa bebannya ringan dengan adanya dorongan semangat dari kita untuknya. Padahal hanya satu kata kita ucapkan namun beribu makna yang terasa. Bukan hanya terasa pada diri orang lain akan tetapi  pada diri kita sendiri pun terasa begitu menyenangkan, sering kita menyemangati diri kita sendiri dengan ungkapan “SEMANGAT….SEMANGAT…”, “Cayoooo”, “Keep Hamasah” itu merupakan wujud dari pergolakan hati yang sebenarnya menginginkan diri kita ini untuk bangkit dan bebas dari keterpurukan serta keputusasaan.
Seperti halnya kita sekarang yang berjalan  dengan motor organisasi, takkan  berjalan motor tersebut  jika  memang di dalamnya tidak kita isi dengan bensin sebagai bahan bakarnya. Begitupun dengan kita takkan mungkin kita bergerak jika kita tak ada ruh semangat dalam diri kita. Oleh karena itu jika saat ini kita dihadapkan dengan seabreg-abreg kegiatan dan aktivitas kita yang padat merayap, tetaplah semangat menjalaninya, karena dengan banyak aktivitas positif yang kita lakukan itu lebih baik ketimbang memiliki waktu luang tapi tak bermanfaat. Saat ini kita berada dalam suasana riuhnya berorganisasi, semangat kalian adalah ruh dari sebuah organisasi tersebut. Eksistensi akan terbangun ketika kita berani bermain dengan laga, tak hanya itu dengan adanya kita dalam struktur ini memberikan pengalaman yang besar dalam sejarah hidup kita. Terbukti ketika kita sudah mendapatkan berbagai macam amanah, mulanya yang hanya anggota, staff, kemudian suatu saat mungkin menjadi ketua, wakil dan lain sebagainya. Memberikan peluang besar, bahwa kita akan selalu terlibat di dalamnya. Dengan segudang aktivitas amalan-amalan yang penuh dengan tanggung jawab, melatih kita untuk bersabar ketika kader kita sedikit, ikhlas ketika cobaan datang, rela berkorban ketika saudara kita membutuhkan bantuan. Bukan hanya tanggung jawab kita pada  diri sendiri dan orang lain akan tetapi tanggung jawab yang besar adalah kepada Allah ta’ala, karena setiap yang kita lakukan baik buruknya akan ada penghisabannya kelak. Ketika semangat ini melemah, akan ada banyak hal yang tak terselesaikan. Parahnya lagi, jika lemah semangat ini menular kepada yang lainnya. Tidak hanya kebaikan yang bias menyebar, keburukan juga bias menular dengan cepat. Dalam kondisi seperti ini bertindak cepatlah, apalagi jika yang melemah itu adalah semangat beribadah  dan berdakwah di jalan Allah.
Semangat dalam diri perlu dipupuk dan ditumbuh suburkan. Jika ia sehat, maka auranya akan menyebar kemana-mana. Jadi jangan tularkan futurmu, tapi jangkitilah sekelilingmu dengan semangat yang tumbuh dalam dirimu. Hidup terlalu indah untuk dibiarkan berlalu tanpa makna. Dakwah terlalu berharga untuk diisi dengan rasa kecewa. Surga terlalu jauh jika hanya diangankan. Marilah bangkit dan raih surge kita dengan penuh semangat.
Ketika keimanan itu menjadi bahan bakar yang membuat berbagai keajaiban. Iman menjadi kekuatan yang mengobarkan semangat perjuangan, memberikan ruang gerak pada nafas kehidupan, mengisi cairan pada rongga yang dahaga akan pejuangan. Dan kini coba lihatlah sosok Shalahuddin Al Ayyubi yang mengembalikan kaum muslimin pada Sunnah Rasul-Nya, Izzuddin Al Qossam sang ulama mujahid pembangkit jihad palestina, Immaduddin Zanki dan Nuruddin Mahmud sang pembebas palestina, Akram Shidqy Athrasy yang buta matanya namun tajam matahatinya, atau seperti Mujahidah yang syahid Ayyat Akhrash ketika sebentar lagi menikah, namun gadis cerdas yang selalu menduduki peringkat teratas di kelasnya ini lebih memilih syahid, meraih peringkat teratas bagi semua manusia. Cukuplah mereka menjadi motivator kita, mari bangkit! Tanamkan jiwa juangmu dalam hati yang paling dalam, raih ridho illahi dengan keimanan yang membara. Allahuakbar !!
Allahu’alam

By.Yoz Moet ^^