Minggu, 03 Mei 2009

MENUJU LDK EMAS 2010

MENUJU LDK EMAS 2010 (Bag I)
Oleh: Abdurrahman El-Hafid

Antara harapan dan kenyataan
Inilah adalah harapan baik yang mestinya dijadikan sebuah keyakinan untuk menuju
hidup yang lebih baik. Ini adalah bukti keseriusan kita dalam berdakwah,
mengatur serta memperhitungkan jangkauan kita untuk masa depan. Tidak ada
salahnya ketika kita memiliki mimpi besar untuk sebuah kebesaran yang baik. LDK
EMAS 2010 adalah sebuah konsep besar dakwah dalam era baru yang membutuhkan
strategi-strategi baru menghadapi permasalahan-permasalahan baru. Era dakwah
yang lebih professional, progresif dan kreatif. Era pembuktian dakwah kampus
untuk sebuah perubahan.
Melihat banyak agenda strategis pada tahun 2010 yaitu: pertama,akan
dilaksanakannya FSLDKN XV (Forum Shilaturrahim Lembaga Dakwah Kampus Nasional)
yang insya Allah akan dilaksnakan di Universitas Pattimura-Ambon. Kedua, akan
dilaksnakannya konferensi FSLDK Banten III. Agenda inilah sebagai salah satu
bagian terpenting untuk menunjukan masa-masa keemasan dari Lembaga Dakwah Kampus
di Indonesia.
Paling tidak, agenda LDK EMAS 2010 ini menjadi agenda penting bagai Lembaga
Dakwah Kampus “Ummul Fikroh” IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Sebagai
PUSKOMDA (Pusat Komunikasi Daerah) Banten, maka eksistensi sebagai PUSKOMDA
harus lebih terekspose dengan motivasi menuju LDK EMAS 2010. Ini adalah agenda
kita bersama, dan kita akan design bersama konsep serta gambaran nyata LDK EMAS
2010.
Kita harus optimis untuk sebuah perubahan. Ini adalah satu dari banyaknya cara
membangun dakwah di kampus. Namun, kita juga harus realistis melihat gambaran ke
depan dari berbagai kondisi yang ada. Kita juga mesti menawarkan alternative
yang baik, beralasan dan terukur. Oleh karena itu sebelum kita men-design konsep
tersebut, kita akan terlebih dahulu menganalisis sejauh mana pencapaian hasil
yang kita miliki melalui ukuran keunggulan dan kelemahan kita, serta melihat
sejauh mana peluang yang ada dan tantangan apa saja yang akan kita hadapi ke
depan.

Konsep Idealitas dan Realitas
Dalam menyusun sebuah konsep, kita juga ttidak bisa melupakan realita yang ada
di lapangan. Banyak orang yang mengatak bahwa konsep hanya ada di atas kertas,
hanya ideal dalam tulisan namun mentah di lapangan. Makannya terkadang ada
seorang konseptor yang dilemahkan pendapatnya karena orang tersebut teramat
ideal menyusun konsep. Padahal sesungguhnya begitulah knsep, dibuat seideal
mungkin untuk menjawab segala kemungkinan yang akan terjadi.
Begitu pula dengan harapan baik kita untuk mencoba membangun dakwah kampus,
sebuah skala kecil yang merupakan pembelajaran bagus untuk melihat lebih jauh
dakwah paska kampus di kalangan professional dan masyarakat umum.
Ini adalah tulisan pengantar untuk memberikan rangsangan bagi siapa saja yang
masih perduli akan dakwah kampus ke depan. Kalaulah bukan 2010 masa-masa
keemasan dakwah kampus, kita akan terus menyusun rencana strategis LDK EMAS
untuk masa yang akan datang.